Daftar sekarang

Masuk, bos

Lupa Password

Lupa Password? Masukkan email. Kami akan kirimkan link perbaikan

Masuk

Daftar sekarang

Ayo bergabung di NUBACKPACKER

Ziarah, Dolan, dan Sowan ditengah pandemi COVID-19

Ziarah, Dolan, dan Sowan ditengah pandemi COVID-19

Setelah WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi, berbagai Negara di belahan dunia mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah ini, terhitung dari ditemukannya virus corona pada bulan desember 2019 di Wuhan, Cina, banyak negara ikut terinfeksi virus ini,tak terkecuali di Indonesia.

Maka, untuk menekan penyebaran COVID-19 World Health Organization (WHO) menyarankan agar lockdown dan mengurangi interaksi dengan orang lain (social distancing) selama 14 hari karena 14 hari adalah waktu yang dibutuhkan COVID-19 untuk menunjukkan gejala bagi seseorang yang udah terinfeksi melalui kontak apapun.

Di Indonesia, pemerintah juga mulai menerapkan lockdown dan himbauan agar kita dirumah aja sampai keadaan benar-benar aman. Dalam keadaan semacam ini, kita tidak bisa bersikap santai atau terlalu panik, perbanyak reverensi dan hindari percaya dengan informasi HOAX tentang apapun terkait COVID-19.

Himbauan #dirumahaja untuk sebagian orang memang sangat berat, namun kita harus waspada dan saling menjaga demi kemaslahatan bersama. Nah, bagi sobat-sobat NU backpacker harus pintar-pintar berkegiatan di tengah mewabahnya COVID-19 ini, tetap produktif dan jaga kesehatan.

Keep savety dan tetap Ziarah, Dolan, Sowan. Tapi kan masih lockdown?
Nih salah satu tips untuk tetap produktif ditengah pandemi COVID-19.

Ziarah

Pemerintah memang sudah menganjurkan agar kita tidak boleh berada atau menuju tempat keramaian, tujuanya untuk menekankan angka penyebaran COVID-19. Maka untuk sementara ini kita lebih baik melakukan aktivitas di dalam rumah, terkecuali untuk hal-hal yang sangat penting. Tapi untuk urusan ziarah, kita tetap bisa kok ziarah ke makam terdekat almarhum keluarga kita. Eh tapi kan makam biasanya ramai? Tenang, kalau untuk sementara ini ingin menghindari keramaian, kita bisa kok ziarah ke makam meski tidak di kamis sore atau hari jum’at. Emang sih, di hari-hari tersebut lebih utama, namun dalam keadaan pandemi corona seperti sekarang, ziarah makam di hari-hari biasa kenapa tidak? .

Dolan

Nah, untuk urusan dolan ini nih yang agak sulit di tahan terutama bagi para sobat-sobat backpacker yang bawaannya pengen jelajah tempat-tempat yang bikin feeling goods ya, sesuai jargon NU backpacker “mesra dengan Tuhan dan alamnya”. Tapi kan masih harus dirumah aja sampai pemerintah ngasih pengumuman tentang berhentinya penyebaran COVID-19 di Indonesia. Trus nggak bisa feeling goods dong? Tenang, dolan ngga selalu harus di outdoor kok sob, di dalam rumah juga bisa kok, misalnya, dolan bareng keluarga, adik, kakak, atau keponakan juga pilihan yang asik, apalagi bagi sobat-sobat yang udah kelamaan jarang pulang.
Jadi selain ikut dalam gerakan #dirumah aja untuk menekankan penyebaran virus, kita juga sekalian nih bisa quality time sama keluarga.

Sowan

Warga NU juga sangat akrab nih sama kegiatan yang satu ini; sowan. Sowan adalah kegiatan berkunjung atau bersilaturahmi wabilkhusus ke para sesepuh, ulama atau guru-guru kita. Selain untuk mempererat ukhuwah, sowan adalah kegiatan untuk mengharap barokah dari para sesepuh, ulama atau guru. Tapi kan kita masih harus mengurangi interaksi sama orang lain (social distance) untuk mencegah penyebaran virus? tenang sob, kita akan rentan terhadap virus jika auto imun kita lagi kurang baik, jadi kalau kita lagi dalam keadaan prima, sowan? Kenapa enggak? Sowan sebernarnya nggak usah jauh-jauh loh, kita bisa aja sowan sama guru ngaji kita di mushola-musholla atau langgar dulu pas masih belajar huruf hijaiyah sob. Selain adalah kewajiban kita untuk berbakti kepada guru, ditengah musibah virus seperti sekarang, kita juga bisa memohon barokah doa dari guru ngaji kita, kita sekeluarga tetap dalam keadaan sehat.

Penulis : Fikri Aziz ( NU Backpacker Lumajang )

Tinggalkan balasan