Daftar sekarang

Masuk, bos

Lupa Password

Lupa Password? Masukkan email. Kami akan kirimkan link perbaikan

Masuk

Daftar sekarang

Ayo bergabung di NUBACKPACKER

Santripreneur Camp, Kemasan Baru dalam Mencetak Pengusaha dari Kalangan Santri

Santripreneur Camp, Kemasan Baru dalam Mencetak Pengusaha dari Kalangan Santri

Beruntung sekali rasanya saya bisa mengikuti Santripreneur Camp 2019. Sebuah wadah berbagi ilmu mengenai kepemimpinan dan kewirausahaan yang dikemas dalam bentuk camping. Kegiatan ini gratis, diikuti oleh sekitar 300 peserta yang tersebar dari berbagai pesantren dan mahasiswa di Indonesia. Camp yang saya ikuti bukanlah satu-satunya camp santripreneur yang di selenggarakan oleh Santripreneur Indonesia, karena memang kegiatan ini bergantian di berbagai provinsi di Indonesia. Saya tergabung di angkatan 3 (Jawa Tengah) yang dilaksanakan di Banaran 9 Chofee and Tea Semarang pada 13-15 September 2019, setelah sebelumnya sudah dilaksanakan di Yogyakarta dan Jawa Barat.

Perlu diketahui bahwa santripreneur indonesia adalah wadah untuk mencetak santri-santri pengusaha yang mandiri serta menyebar semangat berwirausaha dikalangan santri, tentunya santri-santri Nahdlatul Ulama’. Inisiator dan Ketua Dewan Pembinanya adalah KH  Ahmad Sugeng Utomo (Gus Ut). Selain santripreneur camp, ada juga kegiatan-kegiatan lainnya seperti santripreneur award dan santripreneur expo.

Gambaran acaranya meliputi pembukaan dan meteri Leadership & Self Confidence pada hari pertama. Dilanjut di hari kedua setelah ada senam bersama dan sarapan bersama, dilanjut dengan materi Kewirausahaan dan Ekonomi Indonesia. Para pengisi materi disini sangatlah luar biasa Sob, karena memang pengisinya adalah praktisi yang benar-benar berbagi pengalaman usaha yang dijalaninya. Setelah materi, dilanjut dengan fokus grup diskusi (FGD) berupa pembuatan produk dengan bahan yang ada di lingkungan camp dan malamnya dilanjutkan api unggun beserta pensi yang diisi penampilan dari seluruh peserta. Dan di hari ketiganya ada outbond serta kegiatan direct-selling (menjual produk) ke masyarakat secara langsung. Jadi memang bukan hanya dapat materi saja, namun juga ada prakteknya secara langsung. Setelah direct selling selesailah acaranya, saatnya foto-foto dan sayonara.

Untuk camp berikutnya akan dilaksanakan di Malang (Jawa Timur) pada awal oktober dan di Kaldera (Toba, Sumatera Utara) pada pertengahan oktober ini. Selebihnya silahkan bisa pantau sendiri di instagram @santripreneurindonesia .

Kebetulan sekali disana saya bertemu dengan Sobat NU BACKPACKER juga yakni Sobat Encep dari Jogja yang mana dia adalah salah satu santri Gus Ut (inisiator santripreneur). Sempat ngopi bareng sembari diskusi mengenai asal-muasal pelatihan wirausaha yang dikemas dalam bentuk camp ini, karena ternyata dia itu terlibat di dalam pencetusan acara ini. Salut deh..

Bagi sobat-sobat semua yang masih penasaran pada kegiatannya apa saja, dan bagaimana opini peserta mengenai santripreneur camp ini silahkan bisa tonton juga video yang saya bikin berikut ini (Ali Maskur Nt). Karena kan sebagaimana motto NU Backpacker adalah “Setiap pengalaman adalah pelajaran, bukan sebatas perjalanan”. Salam NU Backpacker!
 

About Ali Maskur Nt #youtube

Traveler-YouTuber-Santri NU BACKPACKER PURWOREJO/KOTA SEMARANG

Follow Me

Tinggalkan balasan