Daftar sekarang

Masuk, bos

Lupa Password

Lupa Password? Masukkan email. Kami akan kirimkan link perbaikan

Masuk

Daftar sekarang

Ayo bergabung di NUBACKPACKER

Ziarah Di Salah Satu Makam Wali Di  Wonosobo

Ziarah Di Salah Satu Makam Wali Di Wonosobo

Weekend bukan hari yang bisa untuk besantai ria menurut saya. disela kesibukan kerja saya hari Senin – Sabtu, alangkah baiknya saya sempatkan untuk mencari kegiatan yang bermanfaat atau sekedar menambah wawasan.

Bersama ketiga rekan saya selepas kondangan saya berangkat ke banjarnegara untuk menghadiri launching nubackpacker. Seperti biasanya launching diadakan malam hingga esok hari. Selepas dari kondangan di salah satu sobat seperjuangan di organisasi, saya beranjak meninggalkan purworejo dengan sepeda motor bertiga. Ada wahyu dan Abdur yang berboncengan menggunakan Supra. Saya mengendarai motor Beat sendiri.

Tujuan pertama saya adalah Wonosobo. Ada sobat yang mau membersamai saya, Ngatoil namanya. Yaa, panggil saja Atok. Menjelang maghrib saya sampai di rumahnya. Setelah menunaikan sholat maghrib akhirnya kita beranjak melanjutkan perjalanan ke Banjarnegara. Menghabiskan puluhan kilo perjalanan dengan banyak perbincangan kita merencanakan setelah pulang untuk berziarah ke salah satu makam wali yang pernah saya ketahui dari sebuah artikel NUonline. Yaitu makam Syekh Qutbudin. Ya entah mana makamnya saya belum paham betul. Akhirnya saya tanyakan kepada sobat saya atok yang barangkali kerap kesana, dan ternyata dia tahu lokasi makamnya.

Pukul 21.15 WIB akhirnya kita sampai dilokasi launching nubackpacker Banjarnegara dan disambut hangat oleh sobat Banjarnegara. Kita bertemu sobat – sobat nubackpacker lainya dari berbagai daerah seperti temanggung, batang, cirebon  dll. Kegiatan malam hingga pagi kita habiskan sesuai rundown acara.

KIta angkat kaki dari banjar negara pukul 10.00 WIB hari Ahad. Masih sama tujuan pulang saya adalah untuk menyempatkan berziarah ke makam Syekh Qutbudin. Dari awal yang berencana berziarah adalah saya dan 3 kawan saya akhirnya sobat nubackpacker temanggung juga ingin menyempatkan ziarah bersama. Ya… tanpa pikir panjang kita ngotewe ke makam Syekh Qutbudin. Jalannya masih sama seperti malam hari yang kita lewati. Puluhan kilometer tak terasa karena terhipnotis indahnya alam Banjarnegara, Dieng dan sekitarnya. Sampai pada pukul 12.00 WIB kita sempatkan untuk menunaikan sholat Dzuhur di Masjid Agung Dieng. Sembari istirahat dan ber udud ria pukul 13.00 baru kita lanjutkan perjalanan ke makam.

Sesampainya di makam pukul 14.45 , sejenak kita beristirahat sambil mendinginkan suhu tubuh. Ternyata siang itu cuaca cerah sekali tak seperti hari sebelunmnya yang di guyur hujan. setelah selesai beristirahat bersama kita mengambil air wudhu dan berziarah dipimpin tuan rumah sobat atok.

Siapa sih… Syekh Qutbudin?

Cerita tentang tokoh ini begitu santer dari mulut ke mulut di wilayah Wonosobo. Dimana konon makam Syekh Hubbuddin berada di Desa Candirejo, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Sebelumnya makam tokoh Tarekat Naqsbandiyah ini tidak diketahui rimbanya.

Seperti yang saya bicarakan tadi bahwa penemu makam ini adalah GusDur. Saat itu Gus Dur belum menjadi Presiden dimana penduduk setempat sebelumnya tidak tahu ada makam tokoh terkenal Islam karena makamnya tidak sendirian, tapi menjadi satu dengan kuburan masyarakat desa. Tidak seperti tokoh-tokoh lain, yang makamnya berada di ketinggian atau sendirian.

Jika ingin tau lebih lanjutnya bisa cari di website NU online pernah di tulis juga,, heheh saya tak paham betul akantetapi saya dengar cerita sekilas dari beberapa artikel. tempatnya enak, asri dan banyak buah – buahan…. jika sobat-sobat nubackpacker main ke wonosobo, barangkali bisa menyempatkan diri untuk berziarah.

Mari kita amalkan dengan apik trilogi komunitas kita… Dolan, Sowan, Ziarah.

Salam Nubackpacker….Tinggi Tanpa Merendahkan

About Azis

Berbuat Baiklah, maka keadaan akan semakin membaik. karena tuhan adalah maha baik.

Follow Me

Komentar ( 2 )

  1. Ceritain juga sejarah syekh qhotbudin sob

Tinggalkan balasan