Daftar sekarang

Masuk, bos

Lupa Password

Lupa Password? Masukkan email. Kami akan kirimkan link perbaikan

Masuk

Daftar sekarang

Ayo bergabung di NUBACKPACKER

HAPPY CAMPING – Jalur Silaturahim Dengan Komunitas Tetangga

HAPPY CAMPING – Jalur Silaturahim Dengan Komunitas Tetangga

Happy Camping adalah acara perdana Nubackpacker Kebumen yang terkonsep di Pantai Lampon, Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen pada tanggal 28-29 September 2019.

Awalnya Happy Camping ini diniatkan hanya untuk anggota Nubackpacker Kebumen untuk melepas letih jam kerja, kuliah, dan jam tidur. Tapi setelah sebuah pamflet beredar, banyak komunitas tetangga yang menghubungi dan ingin bergabung. Komunitas tersebut terdiri dari GENSAWI (Generasi Sadar Wisata), Elang Biru, KPGIR LINGGAMASCAKEB, Pendaki Kebumen, dan beberapa santri dari PP Miftahul Ulum.

Acara malam itu diawali dengan pembacaan tahlil dan di lanjut dengan segmen Nambah Sedulur. Disegmen ini juga memberikan ruang kepada semua peserta untuk saling berkenalan dan bertukar cerita.  Disegmen tersebut pula disampaikan tentang tujuan acara Happy Camping yang masih menggabungkan dengan hasil SILATNAS NUBACKPACKER 2019 tentang kepedulian terhadap sampah plastik. Dan telah di sepakati bahwa komunitas yang sudah bersilaturahim malam itu akan saling bahu membahu untuk melakukan aksi kampanye sampah. Dan di sepakati pula, kami akan mengadakan acara serupa setiap 3 bulan sekali.

Melihat kondisi peserta yang nampak lelah dan lapar, akhirnya kami memutuskan segmen Guyon Wengi di lingkar api unggun di batalkan.

Barulah kegiatan terakhir dilaksanakan pagi hari yakni Bakti Wisata. Bakti wisata tersebut kami laksanakan di 5 tempat wisata (Pantai Lampon, Goa Wora-wari, Goa Celeng, Pantai Grujugan, dan Tanjung Karang Pengantin) yang kebetulan berada di sekitar lokasi camp. 

Alhamdulillah acara diselesaikan dengan lumayan lancar dan kami tutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada Tim Pengelola Pantai berupa plakat “Kampanye Sampah dan Papan Rekam Jejak” yang kami buat dari beberapa sampah yang ditemukan disekitar lokasi.

Di sini lah tercipta pelajaran baru, bahwa hakikatnya seorang hamba memang diciptakan untuk saling bertemu, saling bertukar pikiran demi tujuan hidup yang lebih bermanfaat.

 

About Kunti Khusaeni

Orang yang enggan berdiam diri dan memilih bergerak melewati tapal batas demi perubahan

Follow Me

Tinggalkan balasan