Daftar sekarang

Masuk, bos

Lupa Password

Lupa Password? Masukkan email. Kami akan kirimkan link perbaikan

Masuk

Daftar sekarang

Ayo bergabung di NUBACKPACKER

Pengakuan Seorang Gay: “Aku masih mikir hubungan gini itu hubungan yang gak waras”

Pengakuan Seorang Gay: “Aku masih mikir hubungan gini itu hubungan yang gak waras”

Di zaman yang orang bilang “MILENIAL”, masih ada yang mecintai orang yang salah ?

LGBT (Lesbi, gay, biseksual, dan transgender) pernah menjadi berita penuh kontroversi beberapa tahun lalu karena melanggar hukum agama manapun dan Negara Indonesia meskipun Amerika (2015) dan Brazil (2011) sudah menghalalkan pernikahan golongan tersebut.

Dari sisi kesehatan, LGBT itu masalah kejiwaan. Berbeda dengan gangguan kejiwaan. Kalau gangguan, mereka yang tergabung di dalamnya tidak dapat berinteraksi” ungkap Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita (sumber : RMOL.ID).

Ini berawal dari curhatan seorang sobat yang bercerita tentang orang asing yang mengirim pesan dan mengajak bertemu dan mengakui dirinya laki-laki. Bukan orang biasa. Ternyata orang tersebut mengaku menyukai sesamanya atau yang biasa disebut Gay. Sebut saja Andi (nama samaran). Karena rasa penasaran, saya menyuruh sobat saya untuk mengajaknya bertemu untuk wawancara ringan. Sayangnya, dia menolak bertemu di luar dan justru menyuruh sobat saya untuk main ke kosannya. Saya mustahil jika harus main ke kosan laki-laki. Sedangkan sobat saya ini takut jika harus menghampiri. :v

Yakin mustahil bertemu, akhirnya sobat saya menanyakan beberapa hal melalui pesan.
“Kalo aku kan cari hiburan. Gak terikat. Yang di berita karena terikat cinta. Udah tau hidup nyimpang pakai jalin pacaran. Kalo cemburu gak kenal aib/malu. Kalo aku cari fun. Bukan pasangan pacar karena aku masih mikir hubungan gini itu hubungan yang gak waras” jawab Andi ketika sobat saya bertanya tentang berita yang memuat tentang golongannya.

Memang sangat mengejutkan. Bagaimana bisa Andi ini melakukan hal yang menyimpang padahal dia tau itu salah? Apakah orang-orang seperti Andi ini adalah para jomblo yang mencari jalan lain karena tidak kunjung mendapat pasangan?

Sebenarnya, ini bukan pertama saya mendapati berita tentang orang-orang yang menyukai sesama jenis. Dulu pun saya memiliki teman perempuan yang demikian. Namun mereka tidak mau mengakui meskipun sering dipergoki melakukan hal yang tidak senonoh.

LGBT, mendapat larangan dari negara dan agama apapun, tapi kenapa masih merajalela?
Gay, salah satu golongan LGBT juga pernah merajai pada masa Nabi Luth. Pada waktu itu seluruh rakyatnya bercinta dengan sesama jenis sampai jatuh azab Allah kepada mereka.

Faktor penyebab

Ada beberapa faktor yang menyebabkan orang-orang memilih LGBT. Diantaranya yaitu faktor lingkungan, trauma, perubahan hormon, dan faktor genetik atau keturunan.

Bahaya

Ketika sebuah aktifitas mendapat larangan, pasti ada bahaya yang menyebabkan larangan tersebut ada. LGBT pun memiliki bahaya yang cukup mematikan seperti kanker, kerusakan sel otak atau tubuh, HIV/AIDS, gangguan sosial dll.

Cara mencegah

Pencegahan adalah sebuah ikhtiar yang bisa dilakukan semua orang normal. Kita tidak bisa menghentikan perkembangan LGBT langsung dalam sepihak. Namun ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah perkembangannya dan mencegah kita untuk tertular kelainan jiwa ini. Cara mudahnya adalah menghindari akses ke sistem pornografi, bergaul dengan orang-orang yang positif, tidak mengubur masalah sendirian, dan yang terpenting adalah selalu beribadah.

Cara menyembuhkan

Gangguan jiwa dan kelainan jiwa adalah sebuah perbedaan. Jika gangguan jiwa diberikan obat penenang dan konseling, tapi kelainan jiwa tidak ada obat apapun. Kelainan jiwa seperti Andi ini hanya akan dipertemukan dengan psikolog yang hanya bisa memberikan konseling dan terapi. Selebihnya tergantung seberapa kuat orang tersebut ingin sembuh.

Tidak ada yang sempurna di muka bumi ini. Tapi Allah menciptakan segalanya presisi dengan apa yang mengaturnya. Semua ada hukum dan ada pemegang hukumnya. Manusia, diciptakan dengan kelebihan akal yang luar biasa. Akan sangat hina jika sampai akal itu berfungsi tapi tidak bisa membedakan hal baik dan buruk. Apalagi sampai melanggar peraturan agama dan negara. Sudah sebaiknya kita saling menjaga dalam persaudaraan sesama muslim dan sesama manusia.

About Kunti Khusaeni

Orang yang enggan berdiam diri dan memilih bergerak melewati tapal batas demi perubahan

Follow Me

Tinggalkan balasan