Daftar sekarang

Masuk, bos

Lupa Password

Lupa Password? Masukkan email. Kami akan kirimkan link perbaikan

Masuk

Daftar sekarang

Ayo bergabung di NUBACKPACKER

Filosofi Backpacker

Filosofi Backpacker

Mungkin tidak banyak orang yang benar-benar mau membedah asal usul kata Backpacker. Memang hari ini Backpacker telah mengalami perluasan makna, yakni seseorang yang suka berpetualang, melancong atau berpergian dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

Namun sebelum itu, yuk kita coba membedah dahulu apa sih sebenarnya makna kata Backpacker itu sendiri.

Backpacker adalah turunan dari kata backpack. Akar dari kata back dan pack. Back, yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘belakang’, berasal dari kata Inggris kuno baec. Consice Oxford Dictionary menyebut baec datang dari bahasa Jerman. Pack juga pinjaman bahasa Jerman; kata bendanya pak, kata kerjanya pakken. Penutur bahasa Jawa punya kata ‘pak’, misalnya saja sepuluh pak ‘Gudang Garam’ yang berarti sepuluh bungkus ‘Gudang Garam’. Atau dalam bahasa Indonesia yangmemiliki makna ‘paket’ (dari package).

Sebagai kata benda ‘backpack‘ diberi padanan ‘rucksack‘, artinya ransel. Maka backpacker identik dengan tas besar yang digendong dibelakang.

Sebagai kata kerja ‘backpack‘ diartikan bepergian atau jalan kaki dengan membawa ransel. Bahkan jika ransel itu tak digendong, diletakkan di dalam mobil misalnya beberapa orang berpendapat bahwa aktivitas itu bukanlah aktivitas Backpacker.

Seperti disebutkan di awal, hari ini Backpacker telah mengalami perluasan makna. Dalam NUBackpacker sendiri, memilih setidaknya 3 macam perjalanan yang mewakili gagasan dasar mereka. Yakni: Dolan, sowan dan ziarah.

Pada aktivitas yang pertama, Dolan atau lebih kita kenal dengan plesiran dimaknai sebagai sebuah perjalanan menuju alam bebas. Yang paling dominan tentu saja kegiatan mendaki gunung. Plesiran dimaknai sebagai sebuah perjalanan yang bertujuan meningkatkan hubungan kita dengan alam atau hablun minal alam.

Pada Sowan, NUBackpacker mendorong para anggotanya untuk sering bepergian menuju rumah-rumah para kyai. Kyai adalah orang yang memiliki pengetahuan tinggi dan bisa membukakan hikmah dari setiap kejadian. Dengan menghadap kyai, kita akan banyak mendapatkan suntikan wejangan atau petuah yang dapat berguna menjadi bekal dalam menjalani kehidupan.

Terakhir, Ziarah. Ziarah NUBackpacker adalah mengunjungi makam-makam leluhur yang menyimpan banyak kearifan. Selain itu NUBackpacker juga mendorong anggotanya untuk bepergian ke situs-situs bersejarah dan mau menggali lebih dalam kisah-kisah hikmah di masa lalu. Kisah ini bisa berupa teladan perilaku tokoh yang baik maupun teladan kejadian-kejadian di masa lampau. Sowan dan Ziarah memperkuat hubungan kita dengan manusia juga dengan Tuhannya.

Maka, tak melulu perjalanan sobat-sobat NUBackpacker diidentikkan dengan perjalanan yang membawa tas dengan isi bergunung-gunung. Backpacker, atau ‘paket di belakang’ lebih di maknai sebagai bekal seseorang dalam melakukan perjalanan. Sebagaimana ketika melakukan pendakian, seseorang harus mempersiapkan bekal dengan sungguh-sungguh agar ia mencapai tujuannya. Tanpa perbekalan yang cermat, seseorang dapat kekurangan air di perjalanan dan bahkan membahayakan dirinya sendiri.

Dalam melakukan perjalanan, agar perjalanan itu menjadi pelajaran, sebagaimana jargon NUBackpacker, “Setiap pengalaman bukan sebatas perjalanan melainkan sebuah pelajaran”, seseorang mestilah mempunyai bekal yang cukup dalam pengelanaannya. Tanpa bekal, perjalanan hanya berujung hura-hura. Dengan ilmu pengetahuan, perjalanan akan menjadi ilmu pengetahuan baru.

Misalnya saja, seseorang yang telah memiliki ilmu kemanusiaan akan dapat mengambil hikmah dari sebuah tragedi pencurian di jalanan. Tapi, orang yang tak memiliki ilmu akan cuek dengan berbagai kejadian semesta yang berlalu-lalang di depan matanya.

‘Pengalaman adalah guru yang paling berharga’, hanya bagi orang yang memiliki semangat mencari pelajaran dalam setiap langkahnya.

About mbahdoyok

Ya gini aja deh

Komentar ( 4 )

  1. Makan sate diangkringan bagian dari backpackeran gak mbah wkwkwk

  2. This comment is edited.

    kadung typo. meh hapus koment kok gak bisa yaa.. wkwk

Tinggalkan balasan