Daftar sekarang

Masuk, bos

Lupa Password

Lupa Password? Masukkan email. Kami akan kirimkan link perbaikan

Masuk

Daftar sekarang

Ayo bergabung di NUBACKPACKER

GUNUNG BUKAN TEMPAT ASUSILA

GUNUNG BUKAN TEMPAT ASUSILA

Setiap orang punya cara tersendiri untuk menghibur diri rehat dari padatnya rutinitas pekerjaan,berlibur untuk sekedar menghilangkan penat dan sibuknya aktivitas sehari-hari,atau bahkan hanya berdiam diri dirumah untuk sekedar bersua dengan keluarga tercinta,tak jarang juga banyak yang mendaki gunung karena hobi dan alasan lainnya,mereka rela menyempatkan waktu menyisihkan uang tabungan untuk itu semua.

Gunung mungkin bisa dibilang salah satu objek terfavorit untuk kaum muda-mudi dalam menikmati masa liburannya tak jarang pendaki yang masih awam pun kadang tidak segan-segan mengajak teman-temannya untuk pergi mendaki gunung. tapi yang sangat disayangkan kadang gunung juga dijadikan tempat asusila untuk mereka yang pergi mendaki bersama pacar atau teman dekat mereka dengan alasan keadaan yang memaksa,dingin,kondisi tubuh yang tidak memungkinkan sehingga harus ada tindakan khusus padahal kejadian ini tidak akan terjadi kalau pendaki tadi sudah mempersiapkan matang-matang pendakiannya,lebih safety, kondisi tubuh yang Fit sebelum pergi,dan mendaki bersama orang yang kiranya sudah berpengalaman dalam pendakian atau Porter.

Fungsi porter bukan hanya pengangkut beban bawaan pendaki. Lebih dari itu, porter juga akan menjadi story teller sepanjang perjalanan, Mereka juga menjadi guide selama pendakian. Jadi pada intinya jangan menjadikan alasan pengetahuan-pengetahuan dasar saja yang kita tau dan belum kita pahami untuk berbuat yang tidak-tidak di Gunung.

Selain kita harus menjaga tata krama digunung kita juga harus tau batasan-batasan apa saja yang harus kita ketahui di gunung termasuk berbuat Asusila tadi, ya meskipun hal ini dilakukan oleh sepasang suami istri saya rasa memang tidak sepantasnya juga kalau digunung dijadikan tempat untuk seperti itu.

Banyak hal baik yang bisa kita ambil dari mendaki gunung, dengan mendaki gunung maka kita akan tahu bagaimana, semangat, keyakinan, kelemahan, perjuangan, dan kebersamaan termasuk mengalahkan ego kita sendiri tunduklah ketika mendaki, tegaklah ketika turun.

Gunung itu indah tapi bukan berarti kita bisa memperkosa keindahannya apalagi merusak, merusak bukan hanya sebatas tentang merusak apa yang ada didalam gunung itu saja tapi berbuat hal yang tidak sepatutnya kita perbuat disitu pun sudah merusak nilai Estetika dari Gunung itu sendiri. Sebelum Kamu menentukan apa tujuanmu, maka jangan pernah mencoba untuk mendakinya. Salam Lestari, Salam Tinggi Tanpa Merendahkan

About Tika Indriyani

Karena Sejatinya Perjalanan hidup manusia hanya SEBATAS🍃

Follow Me

Tinggalkan balasan